Pemikiran Mistiko-Filosofis Ḥamzah Fanṣūrī
DOI:
https://doi.org/10.56146/edusifa.v7i2.43Abstrak
Tulisan ini mencoba menelusuri pemikiran mistiko-filosofi, atau tasawuf-falsafi Ḥamzah Fanṣūrī, seorang ulama-sufi kenamaan asal Aceh yang disebut-sebut sebagai pelopor Tasawuf Nusantara. Di balik perjalanan hidupnya yang menyisakan banyak misteri, Ḥamzah Fanṣūrī tetap dipandang sebagai sufi yang pengaruhnya terasa di kancah pemikiran Islam Nusantara. Dengan metode deskriptif analitis bersumber dari berbagai literatur yang sifatnya terbatas, pemikiran mistiko-filosofi Ḥamzah Fanṣūrī dipandang sebagai “kelanjutan” dari ajaran tasawuf wujudiyah Ibn ‘Arabī yang dikenal luas dengan waḥdah al-wujūd. Sebuah paham tentang kesatuan wujud khāliq-makhlūq. Ḥamzah Fanṣūrī menggambarkan wujud Tuhan bagaikan lautan dalam yang tak bergerak. Sedangkan alam semesta ini merupakan gelombang lautan wujud Tuhan. Keyword: Ḥamzah Fanṣūrī, Mistiko-filosofi, Tasawuf, NusantaraUnduhan
Diterbitkan
2022-08-23
Cara Mengutip
Hasan, P. (2022). Pemikiran Mistiko-Filosofis Ḥamzah Fanṣūrī. Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 49–63. https://doi.org/10.56146/edusifa.v7i2.43
Terbitan
Bagian
Article Text



<h3>