Implementasi Program Pembiasaan Shalat Dhuha dalam Meningkatkan Ketaatan Beribadah

Implementasi Program Pembiasaan Shalat Dhuha dalam Meningkatkan Ketaatan Beribadah

Authors

  • Sunandi

DOI:

https://doi.org/10.56146/dakwatussifa.v5i1.438

Abstract

Sunandi 22010210, Implementasi program Pembiasaan Shalat Dhuha Dalam Meningkatkan Ketaatan Beribadah di MTs Al-Inayah Kota Bogor Penelitian ini berfokus pada program pembiasaan shalat Dhuha sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan ketaatan beribadah peserta didik kelas VIII MTs Al-Inayah Kota Bogor. Dalam konteks pendidikan Islam, pembiasaan ibadah sunnah memiliki peran penting sebagai bagian dari internalisasi nilai religius yang tidak hanya menekankan pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik peserta didik. Shalat Dhuha dipilih karena selain memiliki keutamaan spiritual, praktik ini juga dapat menumbuhkan kesadaran diri, kedisiplinan, serta pembiasaan yang berkelanjutan dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan yang melibatkan observasi terhadap kegiatan pembiasaan Shalat Dhuha, wawancara dengan guru, kepala madrasah, serta peserta didik, dan dokumentasi program kegiatan keagamaan di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pembiasaan shalat Dhuha di kelas VIII MTs Al-Inayah dilakukan secara rutin dan terstruktur dengan dukungan penuh dari pihak sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam. Melalui kegiatan ini, peserta didik didorong untuk melaksanakan shalat Dhuha secara berjamaah di lingkungan madrasah, sehingga tercipta suasana religius yang mampu memperkuat kesadaran spiritual. Pembiasaan tersebut terbukti mampu menumbuhkan ketaatan beribadah, yang ditunjukkan dengan meningkatnya kedisiplinan dalam menjalankan ibadah wajib seperti shalat fardhu, kebiasaan membaca Al-Qur’an, serta sikap religius dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah. Faktor pendukung dari keberhasilan program ini antara lain adanya bimbingan guru, pengawasan dari madrasah, serta motivasi internal siswa. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi kurangnya kesadaran sebagian siswa pada awal pelaksanaan dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan shalat Dhuha memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik, meningkatkan ketaatan beribadah, serta memperkuat budaya religius di MTs Al-Inayah Kota Bogor. Upaya ini dapat dijadikan sebagai model pengembangan pendidikan karakter berbasis religiusitas yang aplikatif untuk satuan pendidikan Islam lainnya.

Kata Kunci: Pembiasaan, Shalat Dhuha, Ketaatan Beribadah, Peserta Didik, Karakter Religius

 ABSTRACT

Sunandi 22010210,  The Implementation of the Dhuha Prayer Habituation Program in Improving Worship Obedience at MTs Al-Inayah Bogor City. This study focuses on the Dhuha prayer habituation program as one of the strategies to improve the worship obedience of eighth-grade students at MTs Al-Inayah Bogor City. In the context of Islamic education, the habituation of sunnah worship plays an important role in the internalization of religious values, emphasizing not only the cognitive aspect but also the affective and psychomotor aspects of students. Dhuha prayer was selected because, in addition to its spiritual virtues, this practice can foster self-awareness, discipline, and sustainable habits in performing daily worship. This research employed a qualitative approach using a field study method involving observations of Dhuha prayer habituation activities, interviews with teachers, the head of the madrasah, and students, as well as documentation of religious activity programs conducted at the madrasah. The results of the study indicate that the implementation of the Dhuha prayer habituation program in Grade VIII at MTs Al-Inayah is carried out regularly and systematically with full support from the school administration and Islamic Religious Education teachers. Through this activity, students are encouraged to perform the Dhuha prayer congregationally within the madrasah environment, thereby creating a religious atmosphere that strengthens spiritual awareness. This habituation has proven effective in fostering worship obedience, as evidenced by increased discipline in performing obligatory prayers (shalat fardhu), the habit of reading the Qur’an, and the development of religious attitudes in daily life both at school and at home. Supporting factors contributing to the success of this program include teacher guidance, supervision by the madrasah, and students’ internal motivation. Meanwhile, the obstacles encountered include the lack of awareness among some students during the initial stage of implementation and the influence of the external environment outside the school. Overall, this study concludes that the habituation of Dhuha prayer makes a significant contribution to shaping students’ religious character, improving worship obedience, and strengthening the religious culture at MTs Al-Inayah Bogor City. This effort can serve as an applicable model for the development of religious-based character education in other Islamic educational institutions.

Keywords: Habituation, Dhuha Prayer, Worship Obedience, Students, Religious Character.

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Sunandi. (2026). Implementasi Program Pembiasaan Shalat Dhuha dalam Meningkatkan Ketaatan Beribadah: Implementasi Program Pembiasaan Shalat Dhuha dalam Meningkatkan Ketaatan Beribadah. Dakwatussifa: Journal of Da’wah and Communication, 5(2), 103–129. https://doi.org/10.56146/dakwatussifa.v5i1.438