PENGALAMAN KARIR MANTAN ODGJ PASCA TERMINASI LAYANAN KESEHATAN MENTAL DI RPS PMKS PAMARDI RAHARJO BANJARNEGARA
Keywords:
Kesehatan mental, ODGJ, reintegrasi sosial, terminasi layananAbstract
Kesehatan mental adalah aspek penting dalam kesejahteraan individu dan masyarakat. Meski kesadaran meningkat, stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih menjadi hambatan dalam reintegrasi sosial. Penelitian ini meneliti pengalaman karir mantan ODGJ di Banjarnegara pasca-terminasi layanan kesehatan mental di Rumah Pelayanan Sosial PMKS Pamardi Raharjo.
Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk memahami tantangan dan peluang yang mereka hadapi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, lalu dianalisis dengan teknik analisis tematik dan triangulasi data.
Hasil menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh selama rehabilitasi membantu mereka dalam membangun kemandirian ekonomi. Faktor pendukung utama adalah dorongan keluarga, pelatihan keterampilan, dan lingkungan yang suportif. Namun, stigma sosial dan keterbatasan akses masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, strategi peningkatan pelatihan, penciptaan lingkungan inklusif, serta edukasi masyarakat diperlukan agar mantan ODGJ dapat hidup lebih produktif dan bermakna dalam komunitas mereka.

